|

BPKM Jabar Latih Kerja Mandiri Las Listrik Dasar Angkatan IV Tahun 2017


Minggu, 23 Juli 2017 09:16 WIB | Oleh : Operator
 Balai Pelatihan Kerja Mandiri (BPKM) Jawa Barat telah melaksanakan Pelatihan Kerja Mandiri melalui Mobile Training Unit (MTU) minat usaha Las Listrik Dasar selama 3 (tiga) hari dari tanggal 19 s.d. 21 Juli 2017 yang bertempat di Lahan Praktek (DEMPLOT) Kp Manjahbeureum, Ds. Cileunyi Wetan, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung sebagai ikhtiar peningkatan motivasi, pengetahuan, keterampilan dan sikap menuju kemandirian masyarakat Jawa Barat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. Ferry Sofwan Arif, M.Si. mengatakan dalam rangka Ikhtiar Pencapaian 100.000 Wira Usaha Baru Jawa Barat, Disnakertrans Prov. Jabar salah satunya ada Balai yang khusus melatih Kerja Mandiri yaitu Balai Pelatihan Kerja Mandiri.

Mengingat Provinsi Jawa Barat memiliki luas wilayah 3.709,528,44 Ha dengan jumlah penduduk sebanyak 47,6 juta Jiwa yang tersebar di 27 Kabupaten/Kota, 626 Kecamatan, 641 Kelurahan dan 5.321 Desa, dimana angka pengangguran terbuka di Jawa Barat yaitu sebanyak 1.8 juta jiwa dan lebih dari 50% memilih untuk kerja mandiri terutama yang berpendidikan SMP ke bawah. Jelas Kadisnakertrans Prov. Jabar.

Kepala BPKM Provinsi Jawa Barat Ir. H. Pupun Saefunudin pada saat pembukaan pelatihan menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan agar para peserta memiliki keahlian las listrik dasar yang dapat menjadi modal awal bagi para peserta untuk menjadi seorang pekerja mandiri. Sehingga, pelatihan ini menjadi sebuah stimulus bagi para peserta sehingga semakin menguatkan tekad untuk menjadi seorang pekerja mandiri di bidang las listrik dasar.

 Di dalam pelatihan ini juga terdapat sesi kunjungan lapangan ke bengkel las listrik, kunjungan ini dimaksudkan sebagai ajang sharing success story dari pemilik bengkel kepada para peserta mengenai perjalanan dalam membuka usaha las listrik dari awal hingga sekarang. Selain itu, pemilik bengkel las listrik juga akan memberikan saran dan motivasinya kepada para peserta agar semakin bersemangat dalam mengasah keahliannya dalam bidang las listrik karena usaha ini merupakan usaha yang cukup  prospektus di Jawa Barat.

Hariyadi Kurnianto, ST. MT., selaku instruktur menyampaikan bahwa untuk memiliki keahlian las listrik tidaklah sulit, karena las listrik ini cukup mudah untuk dilakukan. Jika para peserta pelatihan ini sudah memiliki minat untuk menguasai las listrik, maka akan cukup mudah bagi instruktur untuk mentransfer ilmu kepada mereka.  Selain itu, Hariyadi menambahkan bahwa usaha bengkel las listrik ini sangat menjanjikan karena dunia infrastuktur dan industri semakin berkembang dan permintaan terhadap material berbahan logam semakin besar. Sehingga captive market untuk usaha ini semakin lama akan semakin luas.
 
Peserta pelatihan ini diberikan pengetahuan terlebih dahulu tentang peralatan dan bahan yang dibutuhkan pada saat aktivitas pengelasan. Diperkenalkan fungsi serta bagian-bagian dari setiap bahan dan peralatan yang akan digunakan. Hal ini sangat penting bagi peserta agar pada saat aktivitas pengelasan peserta dapat menggunakan peralatan yang tepat dan tidak kebingungan pada saat pengoperasian.
    
Kemudian langkah-langkah yang harus dilakukan pada saat proses pengelasan. Mulai dari setting atau instalasi alat, menyiapkan media bahan yang akan di las, membuat sketsa objek yang akan dibuat, melakukan pengukuran, teknik pengelasan yang tepat, dan sampai dengan finishing produk yang dibuat yaitu berupa rak sepatu dan meja dispenser.
 
Selanjutnya peserta juga diberikan materi penunjang tentang analisa usaha las listrik. Materi analisa usaha las listrik khususnya untuk produk rak sepatu dan meja dispenser ini bertujuan memberikan wawasan kepada peserta terkait langkah-langkah sederhana bagaimana memulai sebuah usaha mandiri dibidang las listrik.

 Insan Fadilah Fulki, SS., sebagai Penggerak Swadaya Masyarakat yang juga menjadi instruktur dalam pelatihan ini menambahkan bahwa para peserta harus memiliki semangat yang tinggi dalam mengikuti kegiatan pelatihan ini. Karena dalam waktu 3 (tiga) hari, para peserta akan diberikan materi tentang las listrik dasar, kunjungan lapangan dan analisa usaha serta biaya las listrik dasar. Karena semua materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi para peserta dan dapat dijadikan sebagai modal dasar dalam membuka usaha mandiri las listrik.  

Pelatihan Kerja Mandiri melalui Mobile Training Unit (MTU) minat usaha Las Listrik Dasar ini diikuti oleh 30 (tiga puluh) orang peserta yang terdiri dari:

 Kota Banjar sejumlah 10 orang, yaitu:
1.Hendra Nugraha
2.Riyan Giyana Putra
3.Adi Rosadi
4.Fajrul Falakh
5.Salimin
6.Riki Gunawan
7.Indra Rukmana
8.Yaman Musyadad
9.Doni Rosadi
10.Priatna

Kabupaten Bandung sejumlah 10 orang, yaitu:
1.Ragil Gelari Putra Abadi
2.Edo Muardi Usman
3.I. Rian Tandira Gururangga
4.Tri Septian Nurdiansyah
5.Bima Tri Wicaksono
6.Husni Fauzan Sulaeman
7.Yodi
8.Doni Iskandar
9.R. Moch. Banyu K
10.Robi Kurnia

Kabupaten Bogor sejumlah 5 orang, yaitu:
1.Rangga Aditya Nugraha
2.Rizal Novan Herlambang
3.Azka Syahru Ramadhan
4.Faiz Rizki
5.Muhamad Didin Firmansyah

Kabupaten Cianjur sejumlah 5 orang, yaitu:
1.Mochammad Dradjat Kesumalistya
2.Asep Saepul Bahri
3.Aceng Habib
4.Supriadi
5.Idan

Sumber: BPKM Jabar, Juli 2017

Komentar

Statistik Kunjungan


  Pengunjung Online   :   1
  Pengunjung Hari Ini   :   50
  Total Pengunjung   :   163867


Mobile Analytics

Jejak Pendapat


Bagaimana menurut pendapat anda tentang BPKM JABAR ini?
Bagus
Lumayan
Tidak

Kontak Kami


BPKM JABAR,
Jl.Soekarno - Hatta No.567
Bandung 40275, Indonesia
Telp/Fax : (022) 7303974
Email : balatrans@yahoo.co.id