|

Kerja Mandiri Jadi Pilihan


Rabu, 29 Maret 2017 08:23 WIB | Oleh : Operator

Jumlah Pengangguran Terbuka di Jabar 1,8 Juta Orang

 Bandung, (PR).-
Lebih dari 50% pengganguran terbuka di Jawa Barat (Jabar), khususnya yang berpendidikan sekolah menengah pertama (SMP), memilih untuk bekerja secara mandiri. Saat ini jumlah pengganguran terbuka di Jabar mencapai 1,8 juta orang.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Ferry Sofwan Arif, pada pembukaan Pelatihan Kerja Mandiri Minat Usaha Tata Boga yang diselenggarakan Balai Pelatihan Kerja Mandiri (BPKM) Jabar di Bandung, belum lama ini. Menurut dia, kerja mandiri juga sudah mulai menjadi pilihan sadar sejumlah lulusan pendidikan tinggi.

“Kami juga terus berupaya untuk mendorong semakin banyak pencari kerja memilih untuk menjalankan usaha mandiri dan tidak hanya berorientasi untuk mendapatkan pekerjaan sebagai profesional,” katanya.

Dengan demikian, menurut dia, bukan hanya mendapatkan penghasilan, sebagai sebuah pemilik sebuah unit bisnis, mereka bisa berkontribusi dalam perluasan kesempatan kerja di Jabar. Lebih jauh, mereka bisa berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran di Jabar.

“Banyak sektor yang potensial untuk dimasuki. Salah satu yang prospektif di Jabar adalah usaha di sektor kuliner.”katanya.

Pelatihan
Salah satu upaya yang digelar Disnakertrans Jabar untuk mendorong semakin banyaknya pencari kerja yang menjalankan usaha mandiri, menurut Ferry, pihaknya mengelar pelatihan kerja mandiri dengan minat usaha tata boga. Pelatihan tersebut, menurut dia, digelar untuk meningkatkan motivasi, pengetahuan, keterampilan dan jiwa wirausaha masyarakat Jabar dalam rangka membentuk kelompok rintisan kerja/usaha mandiri.

 Kepala BPKM Jabar, Pupun Saefunudin mengatakan, pelatihan tersebut diikuti sebanyak 30 peserta. Meraka mendapatkan pelatihan untuk mengolah aneka makanan seperti roti, cheese stick, cookies dan camilan.
“Kenapa fokusnya tata boga? Karena sektor kuliner sangat prospektif untuk dikembangkan di Jabar. Pasarnya luas karena Jabar sudah terkenal akan kelezatan kulinernya,”tutur Pupun.
Setelah mengikuti kegiatan pelatihan kerja mandiri, menurut dia, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pameran. Salah satunya diikutsertakan pada Gelar Produk Wirausaha Baru (WUB) Jabar pertengahan Maret lalu.
“Tujuannya untuk memberikan gambaran sekaligus pengalaman nyata dalam melaksanakan aktivitas usaha yang akan dirintis,”katanya.

Pada acara gelar produk WUB tersebut, menurut Pupun, kelompok rintisan usaha mandiri binaan BPKM Disnakertrans Jabar menampilkan 54 produk makanan dan minuman. Mereka meraup nilai transaksi sebesar Rp. 2.500.000.

“Melalui pameran tersebut kami ingin motivasi peserta untuk mengimplementasikan hasil pelatihan dalam aktivitas usaha nyata di daerah masing-masing,”ujar Pupun.
Berdasarkan  data Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar, per Agustus 2016 jumlah pengangguran terbuka (TPT) Jabar tercatat sebanyak 1.873.861 orang. Dalam kurun waktu satu tahun, jumlah TPT Jabar meningkat sebanyak 78.987 orang, dari 1.794.874 orang pada Agustus 2015.

Pada periode tersebut Jabar memiliki angkatan kerja sebnayak 21.075.899 orang, naik sebanyak 489.543 orang dibandingkan Agustus 2015 yang tercatat sebesar 20.586.356 orang. Tingkat partisipasi angkatan kerja mencapai 60,65%. Total penduduk Jabar mencapai 46,7 juta jiwa.
(Ai Rika Rachmawati)***

Sumber : Pikiran Rakyat, 29 Maret 2017

 

Komentar

Statistik Kunjungan


  Pengunjung Online   :   1
  Pengunjung Hari Ini   :   50
  Total Pengunjung   :   163867


Mobile Analytics

Jejak Pendapat


Bagaimana menurut pendapat anda tentang BPKM JABAR ini?
Bagus
Lumayan
Tidak

Kontak Kami


BPKM JABAR,
Jl.Soekarno - Hatta No.567
Bandung 40275, Indonesia
Telp/Fax : (022) 7303974
Email : balatrans@yahoo.co.id